[pgp_title]

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Di artikel ini kami akan ulas seputar Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula. Banyak dari pengusaha pemula mengeluh saat mereka udah mulai praktik jualan. Keluhan mereka umumnya mengenai si calon pembeli yang ragu buat membeli. Karena keraguan ini bisa jadi pemicu utama gagal closing. Ujung-ujungnya ga ada penjualan.

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Sebelum mengupas cara mengatasi masalah ini, kita perlu mengerti perbedaan jurus closing dan jurus meyakinkan calon konsumen. Apa perbedaannya? Kalau jurus closing itu udah di bagian akhir. Sedangkan bila jurus meyakinkan calon pelanggan yaitu di bagian awal sebelum closing. Seringkali kita salah kaprah perihal ini. Pokoknya pakai jurus closing pasti langsungg ada sales. Ternyata tak seperti itu.

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Jika si konsumen memang udah tidak yakin dengan produk dan penjualnya, gimana mau ada closing. Akan tetapi kalau pembeli sudah yakin, cara closing tinggal masalah transfer saja. Untuk itu kita kudu mengerti inti dari problem keraguan si pembeli. Berikut ini beberapa tips meyakinkan calon konsumen yang wajib Anda pahami :

1. Kenali Keraguan Calon Pembeli

Tahukah Anda penyebab gagal closing? Penyebab gagal closing bukan saja karena kita tidak jago jualannya. Akan tetapi seringkali pembeli mengalami keraguan ketika akan membayar. Keraguan calon pembeli melingkupi beberapa hal:

  • Belum yakin dengan kualitas dan manfaat produknya
  • Belum percaya dengan siapa yang jual
  • Belum percaya dengan toko kita

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Hal-hal di atas amat penting kita pikirkan solusinya. Sebab apabila gak mau, sehebat apapun jurus closingnya bakal sulit mendatangkan sales. Sebenarnya bonus, promo, teknik closing dan besok harga naik yakni cara terakhir biar si pelanggan segera melakukan pembayaran. Akan tetapi apabila keraguan customer di atas udah terpenuhi, pada dasarnya teknik closing enggak perlu.

2. Inti Pemicu Gagal Closing

Pada tahap ini Anda mesti mengerti solusi dari persoalan-persoalan di atas. Berikut beberapa dari solusi atas permasalahan keraguan calon pelanggan yang udah disebutkan di tahap pertama.

  • Kita perlu menginformasikan kualitas dan manfaat produknya
  • Bangun Personal Branding supaya yakin
  • Bangun Store Branding agar percaya dengan toko kita.

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Seringkali kita berfokus pada jurus closing namun lupa membangun hal-hal di atas. Kenapa 3 hal di atas penting? Apabila kita saja gak bisa bikin si calon customer percaya dengan kita, bagaimana mau closing. Dari sini kita paham mengapa udah pakai jurus closing aja tetap enggak closing. Sebab si calon pelanggan “belum yakin dengan kita dan produk kita”.

Dalam bisnis online karena barang yang dijual gak bisa diraba dan dilihat langsung, maka si penjual perlu bisa meyakinkan. Jika engga maka bakal gagal closing. Beda kalau jualannya offline, barangnya keliatan, dapat langsung bawa pulang.

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

3. Meyakinkan dengan Product Benefit

Pada tahap ini yaitu solusi dari masalah di atas. Pelanggan enggak mengetahui manfaat dari produk bila kita gak menginformasikannnya. Pembeli baru percaya manfaat dari produk apabila ada pihak ketiga yang menginformasikan pengalamannya. Ada beragam cara yang harus dilaksanakan agar pembeli dapat mengetahui, yakin, sampai percaya dengan produknya.

  • Tahu > informasikan product benefitnya
  • Mulai Yakin > informasikan prestasi dari produknya
  • Yakin > infokan pengalaman orang lain
  • Percaya > berikan sampel dari produknya

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Beberapa siasat di atas, dapat dilakukan dengan cara visual dan verbal. Oleh sebab itu Anda perlu mulai mempelajari cara meyakinkan pelanggan dengan kata-kata dan juga secara visual.

4. Meyakinkan dengan Personal dan Store Branding

Branding itu perlu tidak sih? Lebih penting mana personal branding atau store branding? Berikut jawabannya :

Branding adalah keterwakilan dari trust atau wujud dari kepercayaan pelanggan dari sebuah brand. Jika branding engga dibangun dengan baik, maka susah untuk membangun kepercayaan calon konsumen.

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Bagaimana caranya?

Ada 2 pendekatan branding yang wajib dikuasai wirausaha (khususnya pebisnis online) kalau jualannya mau kenceng. Berikut ini dua pendekatan tersebut :

  • Personal Branding
  • Store Branding

Kedua hal tersebut saling melengkapi. Mengapa harus keduanya? Bila personal branding ialah cara tercepat buat membangun kepercayaan pembeli (ini namanya jangka pendek). Sedangkan bila store branding yaitu proses membangun kepercayaan dalam jangka panjang.

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Seringkali customer akhirnya beli suatu produk, karena percaya dengan penjualnya. Oleh karena itu personal branding itu penting. Terutama buat wirausaha pemula yang baru memulai usaha. Akan tetapi bila toko bisnis khususnya online store mau kian besar dalam jangka panjang maka pelan-pelan brand toko onlinenya pun harus dibangun. Kedua hal ini mesti sinergi agar lebih mudah meyakinkan calon konsumen.

Alasan Pentingnya Personal dan Store Branding

Kenapa personal branding penting? Ini dia alasannya:

  • Pelanggan online pada umumnya di samping disebabkan produk, bakal mempertimbangkan siapa penjualnya?
  • Pembeli online umumnya menimbang beli di toko online mana.
  • Customer online kagak mudah percaya bila tak ada trust dari si penjual dan tokonya.
  • Pelanggan online tidak gampang berujung closing apabila si penjual engga begitu dikenal.
  • Closing di jualan online rata-rata lebih sering terjadi karena ada hubungan antara si konsumen ataupun penjual.

Sebaliknya mengapa store branding penting? Ini dia alasannya:

  • Pembeli online biasanya memerlukan informasi yang jelas.
  • Mereka ingin kepastian dari si penjualnya.
  • Jualan berujung closing bila ada kepercayaan dari mereknya.
  • Mereka butuh bukti nyata, lazimnya visual dari produk yang akan dibeli.
  • Calon pembeli lebih percaya dengan penjual yang serius jualannya, bukan abal-abal.

Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula

Lihat perbedaan di atas. Makanya kedua-duanya amat penting dilaksanakan. Personal Branding + Store Branding perlu dikombinasikan menjadi satu hal penting supaya lebih gampang closing. Apa tujuannya? Tujuan utamanya ialah TRUST alias si calon konsumen yakin dengan kita. Ingat tanpa trust atau kepercayaan bakal susah terjadi transaksi / closing. Transaksi yakni hasil dari trust antara si konsumen dan penjual.

Buat lebih jelasnya seputar cara meyakinkan calon pembeli bisa membeli bukunya. Karena strategi di atas baru sebagian kecil dari isi materi buku Cara Jitu Meyakinkan Calon Pembeli. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kami atau klik link di atas.

Demikian info perihal Strategi dalam Meyakinkan Pembeli untuk Membeli bagi Pemula, kami harap postingan ini mencerahkan kawan-kawan semua. Kami berharap postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi: Membangun Personal dan Store Branding

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *