[pgp_title]

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Sekarang kami akan jelaskan perihal Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!. Banyak dari wirausaha pemula mengeluh saat mereka udah mulai praktik jualan. Keluhan mereka biasanya seputar si calon pelanggan yang ragu untuk beli. Karena keraguan ini bisa jadi penyebab utama gagal closing. Ujung-ujungnya tak ada penjualan.

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Sebelum berbicara cara mengatasi masalah ini, kita perlu paham bedanya jurus closing dan jurus meyakinkan calon customer. Apa bedanya? Apabila jurus closing itu udah di bagian akhir. Sedangkan jika jurus meyakinkan calon konsumen ialah di bagian awal sebelum closing. Seringkali kita salah kaprah tentang ini. Pokoknya pakai jurus closing pasti langsungg ada penjualan. Ternyata ga seperti itu.

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Kalau si customer emang sudah tak yakin dengan produk dan penjualnya, gimana mau ada closing. Tapi kalau pelanggan sudah yakin, cara closing tinggal masalah transfer aja. Untuk itu kita wajib memahami inti dari permasalahan keraguan si konsumen. Berikut ini beberapa kiat meyakinkan calon pelanggan yang wajib dipahami :

1. Kenali Keraguan Calon Pelanggan

Tahukah Anda penyebab gagal closing? Penyebab gagal closing bukan saja karena kita kagak jago jualannya. Tetapi seringkali konsumen mengalami keraguan waktu akan membayar. Keraguan calon konsumen melingkupi beberapa hal:

  • Belum yakin dengan kualitas dan manfaat produknya
  • Belum percaya dengan siapa penjualnya
  • Belum percaya dengan toko kita

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Hal-hal di atas amat penting kita pikirkan solusinya. Sebab apabila kagak mau, sehebat apapun jurus closingnya bakal sulit mendatangkan sales. Sebenarnya bonus, promo, teknik closing dan besok harga naik adalah cara terakhir supaya si pelanggan segera melakukan pembayaran. Tetapi bila keraguan konsumen di atas udah terpenuhi, pada dasarnya teknik closing engga perlu.

2. Inti Pemicu Gagal Closing

Pada tahap ini Anda harus paham solusi dari masalah-masalah di atas. Berikut beberapa dari solusi atas masalah keraguan calon customer yang sudah disebutkan di tahap pertama.

  • Kita harus menginformasikan kualitas dan manfaat produknya
  • Bangun Personal Branding supaya yakin
  • Bangun Store Branding biar percaya dengan toko kita.

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Seringkali kita berfokus pada jurus closing tetapi lupa membangun hal-hal di atas. Kenapa tiga hal di atas penting? Bila kita aja engga bisa membuat si calon pelanggan percaya dengan kita, bagaimana mau closing. Dari sini kita memahami kenapa telah pakai jurus closing aja tetap tidak closing. Sebab si calon pelanggan “belum yakin dengan kita dan produk kita”.

Dalam bisnis online karena barang yang dijual tidak dapat diraba dan dilihat langsung, maka si penjual kudu bisa meyakinkan. Bila kagak maka akan gagal closing. Beda jika jualannya offline, barangnya keliatan, bisa langsung bawa pulang.

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

3. Meyakinkan dengan Product Benefit

Pada tahap ini adalah solusi dari problem di atas. Konsumen gak mengetahui manfaat dari produk kalau kita enggak menginformasikannnya. Pembeli baru percaya manfaat dari produk jika ada pihak ketiga yang menginformasikan pengalamannya. Ada beraneka ragam metode yang mesti dijalankan biar pembeli bisa paham, yakin, hingga percaya dengan produknya.

  • Tahu > infokan product benefitnya
  • Mulai Yakin > informasikan prestasi dari produknya
  • Yakin > informasikan pengalaman orang lain
  • Percaya > berikan sampel dari produknya

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Beberapa trick di atas, bisa dikerjakan dengan cara visual dan verbal. Oleh karena itu Anda wajib memulai mempelajari cara meyakinkan konsumen dengan kata-kata dan juga secara visual.

4. Meyakinkan dengan Personal dan Store Branding

Branding itu perlu gak sih? Lebih penting mana personal branding sama store branding? Berikut jawabannya :

Branding yaitu keterwakilan dari trust atau wujud dari kepercayaan customer dari sebuah brand. Apabila branding gak dibangun dengan baik, maka susah buat membangun kepercayaan calon konsumen.

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Bagaimana caranya?

Ada 2 pendekatan branding yang harus dikuasai wirausaha (khususnya pebisnis online) kalau jualannya mau kenceng. Berikut ini dua pendekatan tersebut :

  • Personal Branding
  • Store Branding

Kedua hal tersebut saling melengkapi. Mengapa harus keduanya? Bila personal branding adalah cara tercepat buat membangun kepercayaan customer (ini namanya jangka pendek). Sedangkan jika store branding yaitu proses membangun kepercayaan dalam jangka panjang.

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Seringkali konsumen akhirnya beli suatu produk, dikarenakan percaya dengan penjualnya. Oleh karena itu personal branding itu penting. Terutama untuk entrepreneur pemula yang baru merintis usaha. Tetapi bila toko bisnis khususnya online store ingin kian besar dalam jangka panjang maka pelan-pelan brand toko onlinenya juga mesti dibangun. Kedua hal ini wajib sinergi supaya lebih mudah meyakinkan calon pembeli.

Alasan Pentingnya Personal dan Store Branding

Kenapa personal branding penting? Ini dia alasannya:

  • Pembeli online pada umumnya selain karena produk, akan mempertimbangkan siapa penjualnya?
  • Customer online umumnya memandang beli di toko online mana.
  • Pelanggan online ga gampang percaya kalau gak ada trust dari si penjual dan tokonya.
  • Customer online kagak gampang berujung closing kalau si penjual enggak begitu dikenal.
  • Closing di jualan online biasanya lebih sering terjadi karena ada hubungan antara si customer ataupun penjual.

Sebaliknya mengapa store branding penting? Ini dia alasannya:

  • Pelanggan online rata-rata butuh informasi yang jelas.
  • Mereka ingin kepastian dari si penjualnya.
  • Jualan berujung closing bila ada kepercayaan dari mereknya.
  • Mereka butuh bukti nyata, rata-rata visual dari produk yang akan dibeli.
  • Calon customer lebih percaya dengan penjual yang serius jualannya, bukan abal-abal.

Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!

Lihat perbedaan di atas. Makanya kedua-duanya amat penting dilakukan. Personal Branding + Store Branding mesti dikombinasikan menjadi satu hal penting biar lebih gampang closing. Apa tujuannya? Tujuan utamanya ialah TRUST alias si calon customer yakin dengan kita. Ingat tanpa trust atau kepercayaan bakal sulit terjadi transaksi / closing. Transaksi yakni hasil dari trust antara si konsumen dan penjual.

Untuk lebih jelasnya mengenai cara meyakinkan calon pembeli bisa beli bukunya. Karena tips di atas baru sebagian kecil dari isi materi buku Cara Jitu Meyakinkan Calon Pembeli. Buat info lebih lanjut dapat menghubungi kami atau klik link di atas.

Sekian informasi perihal Berikut Tips Meyakinkan Calon Customer yang Sebaiknya Dipahami!, semoga post ini mencerahkan teman-teman semua. Mohon artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Membangun Personal dan Store Branding

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *