[pgp_title]

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

Di artikel ini kami akan jelaskan mengenai Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli. Banyak dari pengusaha pemula mengeluh ketika mereka sudah mulai praktik jualan. Keluhan mereka biasanya tentang si calon konsumen yang ragu buat membeli. Karena keraguan ini bisa jadi pemicu utama gagal closing. Ujung-ujungnya tidak ada penjualan.

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan  Pembeli

Sebelum mengupas cara mengatasi permasalahan ini, kita kudu mengetahui bedanya jurus closing dan jurus meyakinkan calon customer. Apa perbedaannya? Bila jurus closing itu sudah di bagian akhir. Sedangkan bila jurus meyakinkan calon konsumen yakni di bagian awal sebelum closing. Seringkali kita salah kaprah tentang ini. Pokoknya gunakan jurus closing pasti langsungg ada penjualan. Ternyata gak seperti itu.

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

Kalau si konsumen emang sudah tak yakin dengan produk dan penjualnya, gimana mau ada closing. Akan tetapi jika pelanggan sudah yakin, cara closing tinggal masalah transfer aja. Untuk itu kita mesti mengerti inti dari masalah keraguan si konsumen. Berikut ini beberapa resep meyakinkan calon pembeli yang mesti Anda pahami :

1. Kenali Keraguan Calon Konsumen

Tahukah Anda penyebab gagal closing? Pemicu gagal closing bukan saja dikarenakan kita ga jago jualannya. Namun seringkali pelanggan mengalami keraguan ketika akan membayar. Keraguan calon konsumen mencakup beberapa hal:

  • Belum yakin dengan kualitas dan manfaat produknya
  • Belum percaya dengan siapa penjualnya
  • Belum percaya dengan toko kita

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

Hal-hal di atas sangat penting kita pikirkan solusinya. Karena kalau gak mau, sehebat apapun jurus closingnya akan sulit mendatangkan sales. Sebenarnya bonus, promo, teknik closing dan besok harga naik merupakan cara terakhir agar si pembeli segera melakukan pembayaran. Tapi bila keraguan pembeli di atas telah terpenuhi, pada dasarnya teknik closing tidak perlu.

2. Inti Penyebab Gagal Closing

Pada tahap ini Anda perlu mengerti solusi dari masalah-masalah di atas. Berikut beberapa dari solusi atas persoalan keraguan calon pelanggan yang udah disebutkan di tahap pertama.

  • Kita harus menginformasikan kualitas dan manfaat produknya
  • Bangun Personal Branding agar yakin
  • Bangun Store Branding agar percaya dengan toko kita.

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

Seringkali kita berfokus pada jurus closing namun lupa membangun hal-hal di atas. Kenapa 3 hal di atas penting? Bila kita saja enggak dapat membuat si calon customer percaya dengan kita, gimana mau closing. Dari sini kita memahami mengapa telah pakai jurus closing aja tetap gak closing. Sebab si calon customer “belum yakin dengan kita dan produk kita”.

Dalam bisnis online karena barang yang dijual gak bisa diraba dan dilihat langsung, maka si penjual kudu bisa meyakinkan. Apabila ga maka akan gagal closing. Berbeda kalau jualannya offline, barangnya keliatan, bisa langsung bawa pulang.

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

3. Meyakinkan dengan Product Benefit

Pada tahap ini yakni solusi dari persoalan di atas. Pelanggan gak tahu manfaat dari produk bila kita kagak menginfokannnya. Pelanggan baru percaya manfaat dari produk kalau ada pihak ketiga yang menginfokan pengalamannya. Ada beragam trik yang perlu dilakukan agar pembeli dapat mengetahui, yakin, sampai percaya dengan produknya.

  • Tahu > infokan product benefitnya
  • Mulai Yakin > informasikan prestasi dari produknya
  • Yakin > informasikan pengalaman orang lain
  • Percaya > berikan sampel dari produknya

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

Beberapa trik di atas, dapat dilakukan dengan cara visual dan verbal. Oleh karena itu Anda mesti mulai mempelajari cara meyakinkan konsumen dengan kata-kata dan juga secara visual.

4. Meyakinkan dengan Personal dan Store Branding

Branding itu perlu ga sih? Lebih penting mana personal branding atau store branding? Berikut Ini jawabannya :

Branding adalah keterwakilan dari trust atau wujud dari kepercayaan pembeli dari sebuah brand. Jika branding gak dibangun dengan baik, maka sulit buat membangun kepercayaan calon konsumen.

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

Bagaimana caranya?

Ada dua pendekatan branding yang wajib dikuasai entrepreneur (khususnya pengusaha online) bila jualannya mau kenceng. Berikut dua pendekatan tersebut :

  • Personal Branding
  • Store Branding

Kedua hal itu saling melengkapi. Kenapa harus keduanya? Kalau personal branding yaitu cara tercepat untuk membangun trust customer (ini namanya jangka pendek). Sedangkan apabila store branding yaitu proses membangun kepercayaan dalam jangka panjang.

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

Seringkali pelanggan akhirnya beli suatu produk, dikarenakan percaya dengan penjualnya. Oleh sebab itu personal branding itu penting. Terutama buat wirausaha pemula yang baru merintis bisnis. Tetapi kalau toko bisnis khususnya online store mau makin besar dalam jangka panjang maka pelan-pelan brand toko onlinenya pun perlu dibangun. Kedua hal ini mesti sinergi agar lebih mudah meyakinkan calon pembeli.

Alasan Pentingnya Personal dan Store Branding

Kenapa personal branding penting? Ini dia alasannya:

  • Customer online umumnya selain disebabkan produk, akan memandang siapa penjualnya?
  • Customer online lazimnya menimbang beli di toko online mana.
  • Pembeli online ga gampang percaya bila enggak ada kepercayaan dari si penjual dan tokonya.
  • Customer online enggak mudah berujung closing apabila si penjual enggak begitu dikenal.
  • Closing di jualan online pada umumnya lebih sering terjadi karena ada hubungan antara si pelanggan maupun penjual.

Sebaliknya mengapa store branding penting? Ini dia alasannya:

  • Customer online kebanyakan memerlukan informasi yang jelas.
  • Mereka ingin kepastian dari si penjualnya.
  • Jualan berujung closing bila ada trust dari mereknya.
  • Mereka perlu bukti nyata, kebanyakan visual dari produk yang akan dibeli.
  • Calon pembeli lebih percaya dengan penjual yang serius jualannya, bukan abal-abal.

Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli

Lihat perbedaan di atas. Makanya kedua-duanya amat penting dilaksanakan. Personal Branding + Store Branding wajib dikombinasikan jadi satu hal penting agar lebih mudah closing. Apa tujuannya? Tujuan utamanya ialah TRUST alias si calon pembeli yakin dengan kita. Ingat tanpa trust atau kepercayaan bakal sulit terjadi transaksi / closing. Transaksi merupakan hasil dari trust antara si pelanggan dan penjual.

Buat lebih jelasnya seputar cara meyakinkan calon pembeli bisa membeli bukunya ke kami. Karena metode di atas baru sebagian kecil dari isi materi buku Cara Jitu Meyakinkan Calon Pembeli. Buat info lebih lanjut bisa menghubungi kami atau klik link di atas.

Sekian informasi berkaitan dengan Empat Tips Jitu dalam Meyakinkan Pembeli, semoga postingan kali ini bermanfaat untuk Anda. Mohon post ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *